Universitas Darunnajah Perkuat Jejaring Timur Tengah, Teken IA Bersama Pramuka Wreda Arab

Jakarta, 16 Februari 2026Universitas Darunnajah (UDN) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun kemitraan global melalui partisipasi aktif pada Forum Pendidikan dan Kepanduan yang diselenggarakan oleh Persatuan Pramuka Wreda Arab pada Ahad (16/02). Forum ini menjadi ruang dialog strategis lintas negara yang mempertemukan pemimpin pendidikan dan tokoh kepanduan dunia Arab dalam satu agenda kolaboratif.

Kegiatan internasional tersebut diikuti oleh delegasi dari Arab Saudi, Palestina, Mesir, Yordania, Libya, Bahrain, Oman, Aljazair, Tunisia, Maroko, Uni Emirat Arab, dan Qatar. Kehadiran perwakilan dari kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara ini mencerminkan kuatnya perhatian terhadap penguatan pendidikan karakter dan kepemimpinan generasi muda berbasis nilai.

Dalam forum tersebut, Presiden UDN, Assoc. Prof. Dr. K.H. Sofwan Manaf, M.Si., memaparkan paradigma pendidikan terpadu yang dikembangkan Universitas Darunnajah. Ia menjelaskan bahwa integrasi antara keilmuan akademik, nilai-nilai keislaman, serta sistem pembinaan kepemimpinan melalui kepramukaan menjadi fondasi utama dalam membentuk mahasiswa yang tangguh, disiplin, dan berdaya saing global.

“Kepramukaan di lingkungan Darunnajah bukan sekadar aktivitas pelengkap, melainkan wahana strategis pembentukan karakter dan laboratorium kepemimpinan. Melalui sistem pembinaan yang terstruktur, mahasiswa dibekali kemampuan manajerial, solidaritas tim, serta kesiapan menghadapi tantangan global.” ujar K.H. Sofwan Manaf.

Dalam sesi diskusi, Dr. Lubna Abu Sarhan menyampaikan ketertarikan besar Persatuan Pramuka Wreda Arab untuk mempelajari secara lebih mendalam kurikulum pelatihan kepramukaan yang diterapkan di Darunnajah. Secara khusus, ia menyoroti program-program kualifikasi seperti KMD (Kursus Mahir Dasar), KML (Kursus Mahir Lanjutan), KPD, dan KPL yang dinilai memiliki struktur pembinaan yang sistematis dan berjenjang.

Ia menilai bahwa dunia kepanduan Arab saat ini memerlukan penyegaran konten serta inovasi metode pelatihan agar mampu menjawab dinamika generasi muda di era digital. Menurutnya, pendekatan Darunnajah yang memadukan nilai, kepemimpinan, dan manajemen organisasi dapat menjadi referensi penting dalam merancang model pelatihan yang lebih adaptif, relevan, dan berdampak luas.

Sebagai puncak agenda forum, dilaksanakan penandatanganan Implementation of Agreement (IA) yang menjadi tonggak penting kerja sama kedua lembaga. Dokumen kerja sama tersebut secara resmi ditandatangani oleh Dr. Much Hasan Darojat., selaku Rektor Universitas Darunnajah, bersama Dr. Lubna Abu Sarhan selaku Ketua Komite Hubungan Internasional Persatuan Pramuka Wreda Arab.

Penandatanganan ini berlangsung dalam suasana penuh semangat kolaboratif dan menjadi simbol komitmen bersama untuk mengimplementasikan program-program strategis secara konkret dan berkelanjutan. Melalui IA tersebut, kedua institusi sepakat memperkuat sinergi dalam pertukaran delegasi mahasiswa dan pembina kepanduan, pelatihan kepemimpinan internasional, pengembangan modul pendidikan karakter berbasis nilai, serta penyelenggaraan forum lintas negara secara periodik.

Momentum ini sekaligus mempertegas posisi Universitas Darunnajah sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif membangun diplomasi pendidikan global. Melalui kemitraan strategis ini, UDN tidak hanya memperluas jejaring internasional, tetapi juga memperkuat kontribusinya dalam menyiapkan generasi muda yang berintegritas, visioner, dan siap berperan di tingkat dunia.

Bagikan:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *