
Momentum bersejarah tercipta dalam kunjungan istimewa ke Kota Kediri. Pada Jum’at, 12 Juni 2026, Universitas Darunnajah (UDN) resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri sebagai tanda dimulainya kerja sama kelembagaan antara dua kampus yang sama-sama berakar kuat pada nilai-nilai pesantren.
Kunjungan UDN ke Kediri pada hari itu bermula dari kehadiran dalam agenda besar Multaqa Ru’asa Al-Ma’ahid, sebuah forum pertemuan para pimpinan pondok pesantren yang menjadi bagian dari rangkaian Pra Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII yang diselenggarakan di Pesantren Al-Amien Kediri pada Kamis, 11 Juni 2026. Setelah kehadiran dalam forum bergengsi tersebut, pada hari Jum’at tanggal 12 Juni 2026, perwakilan UDN menyempatkan diri untuk berkunjung langsung ke Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri guna mempererat hubungan dan meresmikan kerja sama antara kedua institusi.

Dalam kunjungan tersebut, kedua pihak menyepakati berbagai bentuk kerja sama yang akan dijalankan ke depan, mulai dari pertukaran akademik, kolaborasi penelitian, hingga pengembangan program yang memperkuat nilai-nilai keislaman dan kepesantrenan di lingkungan kampus masing-masing. UDN dan Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri sama-sama meyakini bahwa sinergi antara keduanya akan melahirkan manfaat besar, tidak hanya bagi civitas akademika, tetapi juga bagi masyarakat luas.
Pihak UDN menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas terjalinnya kerja sama ini, terlebih karena kunjungan ke Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri dilakukan di tengah kehadiran dalam forum besar yang melibatkan para tokoh pesantren terkemuka dari seluruh Indonesia. Bagi UDN, Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri adalah mitra yang sangat strategis mengingat rekam jejak dan pengaruh Pesantren Lirboyo yang telah mengakar kuat dalam sejarah pendidikan Islam di Tanah Air.
Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri pun menyambut hangat kunjungan dan kerja sama ini, serta berharap MoU yang telah ditandatangani dapat segera ditindaklanjuti dengan program-program nyata yang dirasakan langsung oleh mahasiswa dan komunitas pesantren. Kedua institusi sepakat bahwa kolaborasi ini harus melampaui sekadar dokumen formal, melainkan menjadi gerakan nyata dalam memperkuat ekosistem pendidikan Islam yang berkualitas dan berdaya saing.
Kunjungan dan penandatanganan MoU antara UDN dan Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri ini menjadi salah satu buah manis dari kehadiran dalam gelaran Pra KUII VIII yang sarat makna. Dengan bersatunya dua kampus berbasis pesantren ini, harapan besar tersematkan agar kolaborasi keduanya menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi Islam lainnya untuk terus memperkuat jaringan, berbagi ilmu, dan bersama-sama berkontribusi nyata bagi kemajuan umat dan bangsa.
