Universitas Darunnajah Terima Kunjungan Duta Besar Pakistan dalam Seminar Internasional Isu Kashmir

Universitas Darunnajah menerima kunjungan resmi Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, H.E. Mr. Zahid Hafeez Chaudhri, dalam rangka pelaksanaan Seminar Internasional yang mengangkat isu Jammu and Kashmir. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Universitas Darunnajah memperluas ruang dialog akademik global sekaligus memperkuat diplomasi pendidikan berbasis kampus. Seminar berlangsung dengan suasana akademik yang terbuka, reflektif, dan penuh antusiasme dari sivitas akademika.

Seminar internasional tersebut mengusung tema “Jammu and Kashmir: International Law, Human Rights, and Implications for Regional Peace”. Tema ini dipilih untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai dinamika isu Kashmir dari perspektif hukum internasional, hak asasi manusia, serta dampaknya terhadap stabilitas kawasan. Universitas Darunnajah menilai isu ini relevan untuk dikaji secara akademik guna mendorong kesadaran global yang berbasis pada pendekatan ilmiah dan dialog damai.

Kegiatan ini diselenggarakan pada Rabu, 5 Februari 2025, bertempat di Al-Ghazali Meeting Hall, Universitas Darunnajah. Kehadiran berbagai unsur pimpinan kampus, dosen, mahasiswa, serta peserta umum menjadikan seminar ini sebagai ruang pertemuan lintas latar belakang. Penyelenggaraan seminar internasional ini juga mencerminkan komitmen Universitas Darunnajah dalam menghadirkan forum akademik yang inklusif dan bernilai global.

Dalam seminar tersebut, Duta Besar Pakistan untuk Indonesia hadir sebagai pembicara utama dan memaparkan pandangan Pakistan terkait isu Jammu dan Kashmir. Paparan disampaikan dengan pendekatan diplomatis dan akademik, menekankan pentingnya hukum internasional serta perlindungan hak asasi manusia dalam menjaga perdamaian regional. Kehadiran Dubes Pakistan memberikan perspektif langsung dari perwakilan negara yang terlibat dalam dinamika kawasan Asia Selatan.

Selain Duta Besar Pakistan, seminar ini juga menghadirkan Rektor Universitas Darunnajah, Dr. Much Hasan Darojat, yang memberikan pandangan akademik mengenai peran perguruan tinggi dalam isu-isu global. Ia menekankan bahwa universitas memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi ruang dialog, pemikiran kritis, dan pengembangan solusi damai. Seminar ini, menurutnya, menjadi contoh konkret kontribusi kampus dalam diskursus internasional.

Pembicara lainnya, Dr. Saleh Miftahussallam, turut memberikan penguatan perspektif nilai dan refleksi moral dalam melihat isu kemanusiaan global. Ia mengajak peserta untuk memandang konflik internasional tidak hanya sebagai persoalan geopolitik, tetapi juga sebagai tantangan kemanusiaan yang membutuhkan empati dan kebijaksanaan. Kehadiran berbagai latar belakang pembicara memperkaya sudut pandang diskusi yang berlangsung.

Melalui penyelenggaraan seminar internasional ini, Universitas Darunnajah menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan yang aktif dalam diplomasi akademik dan kajian isu global. Kunjungan Duta Besar Pakistan menjadi momentum penting dalam memperluas jejaring internasional sekaligus meningkatkan kualitas diskursus ilmiah di lingkungan kampus. Ke depan, Universitas Darunnajah berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan akademik berskala internasional yang relevan, bermakna, dan berdampak.

Bagikan:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *